MAY :) - 8I Mysteria : Ketika Cerita Hantu Jadi Titik Kebersamaan

MAY -translate>> MEI

MEI, banyak aktivitas biasa yang saya lakukan, ya seperti makan Gery Pasta, mengguyon bareng sesama, pake seragam pramuka kebanggaan, dan lainnya.

Namun banyak juga yang ga biasa.

Ga buruk dan baik, Mei kali ini saya menemukan hal baru : kekompakan 8I.
The first and only sepertinya dalam acara 8I mysteria, semua berkumpul di depan kelas dan membentuk sebuah lingkaran yang tak beraturan untuk mendengarkan cerita seram nan mencekam.
Siapa sangka 8I bisa seperti ini? Saya pun sebagai penghuninya sempat kaget setelah sadar, ada juga yang bisa menyatukan kami, satu hal : cerita hantu.

Mei bersama 8I, yaaa.

Memang bukan hal yang mudah untuk dilupakan, dan jangan sekali-sekali untuk melupakan, ya, kawan.

Mei dan 2009/2010, ada keceng-mengeceng, ada juga yang patah hati, ada juga yang jadian, ada yang debat, ada yang saling membenci, ada yang makanannya suka dimintain, ada yang suka musuh-musuhan. Waaaah itu ga buruk kawan, tanpa itu semua 8I ga ada apa-apanya.

Mei di 8I juga menemani saya meraih prestasi.

8I memang mencari jerami di tumpukkan jarum.

Paling beda dan paling ga kompak *tapi kalo urusan work together kayaknya lain*, makanya kekompakan di kelas 8I itu merupakan sebuah hal yang amazing.

Se-ngga akur-ngga akur-nya kita, kita pasti masih punya titik temu : 8I mysteria. Walaupun event itu keganggu karena kita disuruh beres-beres kelas tapi kayaknya cukup berarti.
The first and the last sepertinya.

Terima kasih 8I, untuk MEI dan 2009/2010 yang telah mencorat-coret dan mewarnai hari-hari saya, dan terima kasih atas tendangannya yang bisa melambungkan saya hingga saya meraih awal kesuksesan saya :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

INDONESIA OF MY DREAM CONTEST 2010

Alhamdulillah...
Satu tim dengan Berlinda dan Arief, serta bimbingan Bu Utami, membuat sebuah kesuksesan baru.
Pertama kalinya saya mengikuti kontes yang diadakan tingkat nasional, dan pertama kalinya pula saya, atau kami, menjadi finalis kontes tersebut, tak disangka.
INDONESIA OF MY DREAM CONTEST 2010, kontes yang diadakan di Thinkquest.org, pernah membuat kami sedikit panik karena belum sempat menyelesaikan proyek, tapi waktu sudah hampir habis. Dan dua hari kemudian, kami mendapat kabar bahwa kemungkinan proyek kami di-diskualifikasi.
Namun, sebulan kemudian, sangat tak disangka, proyek kami bisa menjadi finalis Indonesia Of My Dream Contest 2010.
Dengan proyek bertemakan Bencana dan dengan judul Kisah Dibalik Sebuah Bencana, bisa mengantarkan kami sampai pada awal kesuksesan hidup kami.
Tidak sampai disini, karena masih banyak cita-cita kami yang masih belum tercapai, dan kami tak akan pernah bosan untuk belajar dan terus menjadi lebih baik.
Insyaallah, kami akan mendapat penganugrahan pemenang di Jakarta pada awal Mei nanti. Dan hal ini membuat kami semakin bersemangat untuk menggapai cita, mengukir sejarah, dan menjadi motor penggerak Indonesia agar terus menjadi lebih baik :)

Saya bangga menjadi anak Indonesia.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SATU HATI UNTUK MERAWAT BUMI

KOMPAS.com — Selalu ada kisah di balik panggung. Kisah-kisah yang bermuara pada kesuksesan sebuah pesta. ”Saya belum puas,” kata Lidwina Marcella, relawan program ”Earth Hour”—satu jam tanpa penerangan listrik yang akan dilakukan di Jakarta, Sabtu (28/3) pada pukul 20.30-21.30.

Mahasiswi London School of Public Relations (LSPR) itu mengomandani puluhan temannya dalam Climate Change Champion Club LSPR, menyosialisasikan program yang digalang WWF-Indonesia. Konsumsi listrik turut mengemisikan karbon dioksida, unsur utama pembentuk gas rumah kaca penyebab perubahan iklim.

Namanya relawan, tanpa dibayar. Yang ada malah pengeluaran, seperti para mahasiswa LSPR itu. Setidaknya, dana Rp 3 juta dari kampus disiapkan bagi kampanye. Hasilnya, pengelola kawasan Sudirman Park, lokasi kampus LSPR Jakarta, mau mengadopsi program setelah paparan Lidwina dan kawan-kawan.

Sepekan penuh, mereka secara bergiliran menjaga stan kampanye di kawasan Sudirman Park; menggalang dukungan sekaligus rela menerima penolakan. Satu per satu, 2.310 fotokopian brosur disebarkan, termasuk menyelipkannya di pintu kamar apartemen.

Hasilnya, sejumlah penyewa lahan siap bergabung. Begitu pun sejumlah penghuni. ”Ada juga yang menolak. Tidak apa-apa,” katanya yang bersama teman-temannya sempat berkunjung ke almamater SMA masing-masing.

Relawan lain adalah Galih Aristo (28), art director sebuah studio kreatif. Tak cukup menggalang long march dukungan di jalan-jalan utama di Jakarta, bersama satu rekannya, Rabu lalu, ia menyusuri Jalan Sudirman.

Satu per satu, gedung-gedung perkantoran di kanan-kiri pusat niaga Jakarta mereka datangi. Ribuan lembar poster dukungan mereka bagikan ke pengelola gedung. ”Kami susuri dari pukul sembilan pagi hingga lima sore,” kata penggiat Energy Troops itu.

Media facebook

Lain lagi Lala Sudewo, relawan WWF-Indonesia. Ia galang dukungan melalui situs jaringan sosial facebook. ”Enggak banyak sih, 97 orang yang menyatakan dukungan,” kata perekrut utama itu, Kamis (26/3).

Kampanye melalui facebook juga dilakukan Anisa, ibu rumah tangga, yang mendorong ketiga anaknya yang belasan tahun untuk peduli lingkungan. Tak hanya secara virtual, ia pun mendorong anggota komunitas yang ia ikuti untuk bergabung.

Dukungan juga datang dari berbagai komunitas, seperti Abang-None Jakarta. Mereka turut melobi banyak pihak melalui jaringan mereka.

Para relawan, seperti diakui Direktur Program Iklim dan Energi WWF-Indonesia Fitrian Ardiansyah, amat berperan bagi kampanye-kampanye, seperti program ”Earth Hour”. ”Mereka militan sekalipun kami tidak membayarnya,” katanya.

Sejumlah relawan bahkan minta izin memperbanyak brosur, spanduk, atau poster atas biaya sendiri. Sungguh di luar dugaan dan memberi harapan. Berbeda dengan kampanye-kampanye politik saat ini yang beraroma politik uang.

Kini, Pemprov DKI Jakarta mendukung program itu. Penerangan Monas, Gedung Balaikota, Patung Pemuda, Arjuna Wiwaha, dan Bundaran Hotel Indonesia akan dimatikan sebagian. Sejumlah hotel dan perkantoran swasta pun akan terlibat.

Ini program pertama di Indonesia. Keterlibatan para relawan dengan berbagai latar belakang menjadi modal utama sekaligus pendorong semangat.

Keberadaan mereka juga merupakan indikasi bahwa di antara kita masih ada yang peduli pada lingkungan di sekitarnya. Jika banyak orang seperti mereka, mungkin akan ada setitik harapan bahwa bumi tak akan hancur (?)

Namun, di antara alasan keterlibatan itu, ada satu hal yang indah: peduli dari dalam diri sendiri.





Dikutip dari kompas.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tips Menguatkan Memory Otak

Hey, teman. Lama kita tak bersua. Saya datang dengan sejumlah tips yang saya dapatkan dari bulletin elfost.
Mungkin saya, sang penulis juga suka masih lupa-lupa terus, bahkan saya sampai lupa saya akan memposting apa kali ini, waduh. -gak segitunya kali-.
Tips-tips menguatkan memory otak.
Yang pertama, konsumsi kacang kedelai. Menurut Prof. Sandra File dari Guys Hospital London, kacang mengandung isoflavones. Di dalam otak isoflavones dapat bertindak sebagai reseptor eksogen, terutama dalam hipokamus, area penting untuk memory.
Yang kedua, konsumsi zat besi, penelitian di Kings College, London dan universitas Rochester, New York menunjukan bahwa penurunan konsumsi zat besi dapat berdampak terhadap perkembangan IQ dan fungsi kongnitif. Dalam hal ini, zat besi memainkan peran pentin dalam merubah signal dalam otak.
Yang ketiga, konsumsi kopi, kopi dapat meningkatkan penampilan mental dan memory. Hal ini dimungkinkan karena kopi mampu merangsang banyak daerah dalam otak yang dapat mengatur tetap terjaga dan konsentrasi. Hasil penelitian di universitas Arizona, ditemukan bahwa orang dewasa yang minum kopi sebelum menjalani tes memori menunjukan perkembangan yang signifikan dibanding mereka yang minum kopi tanpa kafein.
Yang keempat, konsumsi Gingko Biloba, Ginko Biloba dikenal dan digunakan sebagai alat penguat daya ingat selama beribu-ribu tahun yang lalu. Menurut Dr. George Lewith, Gingko dapat memperbaiki sirkulasi darah ke otak dengan membesarkan pembuluh darah sehingga meningkatkan suplai oksigen.

Kalau begitu, saya mau coba ah. Siapa tau bisa ngalahin Dominic Brian yang mengingat 76 angka dalam satu menit! Haha mimpimu itu nak, nak.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS