Memutar Lebih Cepat


perjalanan ini .. seakan sangat memilukan .. sayang engkau tak duduk disampingku kawan .. banyak cerita , yang mestinya kau saksikan .. jauh dekat cuma limaribu .. dudududu ..

lirik di atas bukan lirik lagu iklan yang biasanya di tvri taun kemaren sebelum adzan maghrib. tapi lirik lagu yang dilantunkan uwa saya pada saat mudik menuju kampung halaman. saking bosannya melihat pemandangan yang itu itu saja, mobil, motor, orang mudik, polisi, dan kawan-kawannya, uwa saya tiba-tiba bernyanyi seperti itu dengan akhiran "jauh dekat cuma limaribu". tak aneh, bahkan uwa saya nyeletuk lebih hebat lagi, "nanti uwa bakal buat jalan layang, jadi yang ke arah timur pake jalan bawah, arah barat pake jalan layang. motor mah mapay jalan satapak weh (maksudnya lewat sawah)". memang, macetnya perjalanan mudik saat H-3 ini sedang dalam puncaknya, hingga kepala dibikin panas olehnya, namun apa boleh buat, daripada gak mudik samaskali ..

hal yang tak kalah menyebalkannya yaitu ketika perut saya dikoyak oleh tingkungan tajam terpercaya jalanan, hingga keluarlah sesuatu yang tak jelas bentuknya dari mulut saya, mungkin makanan sahur yang sebelumnya saya makan.

jalanan padat ngarondang, dan sepupu saya tidak melewati nagrek, karena yah u know why lah . sepupu saya mengambil jalur melewati wado lalu muncul di malangbong, memang lebih jauh, namun tak lebih banyak memakan waktu, so, memutar lebih cepat ..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments: